Tampilkan postingan dengan label Other. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Other. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 April 2011

Living for No Meaning

you may never know how it feels,
when you're nobody for everybody,
when you're nothing for everything,
you don't have any chance to find tomorrow,
you don't own the reason what you're living for,
yesterday, today or next day lives,
you only see what you wanna see, not what you have to see,
you only do what is forced to you, not what you really want to do,
you're worthless to choose,
'cause the choices are not made for you,
simply, you have no right to choose,
neither to take, not to pick,
you're living but you belong to the death realm,
you're breathing, but you only borrow the air from other,
see,,
you really have no value to the world,
you're not as small as dust, but people can't notice you,
you're not as transparent as wind, but people are so hard to feel you,
you're not seen, an invisible creature,
you exist but you mean nothing,
you might never know how it feels,
'cause you're the reason for whatever bad I feel...,

Selasa, 12 April 2011

Museum Gedong Arca sebagai Media Pembelajaran Sejarah




MUSEUM GEDONG ARCA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH

Add caption


Oleh :
Ni Putu Dian Prasini
XI IPA 1 / 11

                                                            

SMAN 5 DENPASAR
2011


LEMBAR PENGESAHAN


Karya tulis yang berjudul :
Museum Gedong Arca Sebagai Media Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 5 Denpasar









Disahkan di : Denpasar
Pada Tanggal : 30 Maret 2011





Mengetahui
Kepala SMAN 5 Denpasar






(Drs. I Nyoman Winata, M.Hum.)
Nip : 19550728.197903.1.007




KATA PENGANTAR
Puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas keaguganga-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan sebuah karya tulis yang berjudul “Museum Gedong Arca sebagai Media Pembelajaran Sejarah”.
Penulis menyadari bahwa apa yang penulis torehkan dan tersusun dalam karya tulis ini memiliki nilai yang sangat sederhana dan menyadari bahwa di dalam buku ini masih terdapat kekurangan. Tentu pernyataan ini dilatarbelakangi oleh kemampuan penulis yang sangat terbatas baik dari segi wawasan, pendapat dan pengetahuan umum yang ada dalam diri penulis. Dengan usaha dan dorongan kita semua, penulis mempunyai kemauan dan tekad dalam berkarya, diharapkan karya tulis ini bermanfaat bagi para pembaca.
Akhir kata penulis mohon maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan, dan untuk tindak lanjutnya penulis serahkan kepada pembaca yang terhormat untuk menilai dan diharapkan ada kritik dan saran yang disampaikan kepada penulis. Atas perhatiannya penulis ucapkan terima kasih.

Denpasar, 13 April 2011

Penulis



DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan……………………………………………………..……….     .i
Kata Pengantar…………………………………………………………………..…  ii
Daftar Isi…………………………………………………………………………..…iii
BAB I.            PENDAHULUAN………………………………………………...………
1.1  Latar Belakang Masalah………………………………………………..  1
1.2  Rumusan Masalah……………………………………………………… 2
1.3  Tujuan Penulisan…………………………....………………………....   2
1.4  Manfaat Penulisan…………………………....………………………… 2
BAB II. LANDASAN TEORI…………………………………………………….  4
BAB III PERMASALAHAN………………………………………………
3.1  Pengertian Museum…………………………………………………….. 6
3.2  Fungsi Museum………………………………………………………… 8
3.3  Museum Gedong Arca…………………………....…………………….. 9
3.4  Museum Gedong Arca sebagai Media Pembelajaran Sejarah ………… 11
BAB IV PENUTUP………………………………………………...…………
4.1  Simpulan……………………………………………………………… . 12
4.2  Saran-Saran……………………………………………………………   13
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………..…………   14
LAMPIRAN………………………………………………………………………   15
  


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Museum, berdasarkan definisi yang diberikan International Council of Museums disingkat ICOM, adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Karena itu ia bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif di masa depan.
 Museum Arkeologi (Museum Gedung Arca) adalah site museum yang dalam pengelolaanya merupakan bagian dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Bali Wilayah Kerja Propinsi Bali, NTB, dan NTT (BP3 Bali). Sejarah pendirian museum bermula dari gagasan dari Prof.Dr.R.P. Soejono dan Drs. Soekarto K.Atmojo (Mantan Kepala Dinas Purbakala Bali).Untuk memajangkan/memamerkan benda cagar budaya yang telah berhasil dilestarikan sejak berdirinya Jawatan Purbakala tahun 1950. Museum Arkeologi dengan koleksi unggulan berupa benda cagar budaya dari masa prasejarah dan sejarah yang seluruhnya berasal dari hasil pelestarian di wilayah Provinsi Bali, secara resmi dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 14 September 1974. Dalam dunia pendidikan, museum memiliki peranan sebagai media pembelajaran.
 Peranan museum sebagai media pembelajaran disebabkan fungsi museum yang memberikan informasi konkret kepada masyarakat dalam hal ini siswa dan guru. Dalam pembelajaran sejarah, museum merupakan tempat ideal sebagai sumber informasi kesejarahan. Hal ini dikarenakan dalam museum terdapat banyak benda yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang berfungsi sebagai sarana peningkatan pemahaman terhadap peristiwa sejarah bagi pelajar
1.2  Rumusan Masalah
1)            Bagaimana sejarah berdirinya Museum Gedong Arca ?
2)            Apakah fungsi Museum Gedong Arca dalam pembelajaran sejarah siswa?
3)            Bagaimana gambaran secara umum tentang Museum Gedong Arca ?

1.3   Tujuan Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengenal dan mengetahui sejarah berdirinya Museum Gedong Arca, benda apa saja yang disimpan oleh Museum Gedong Arca, dan  untuk mengetahui upaya pelestarian benda cagar budaya oleh museum Gedong Arca

1.4  Manfaat Penelitian
1. Agar dapat mengenal  sejarah didirikannya Museum Gedong Arca dan perkembangannya
2.      Agar dapat mengetahui benda cagar budaya oleh museum Gedong Arca
3.      Agar dapat mengetahui benda apa saja yang disimpan di museum arkeolog Gedong Arca.

















BAB II
LANDASAN TEORI

Dalam dunia pendidikan, museum memiliki peranan sebagai media pembelajaran. Peranan museum sebagai media pembelajaran disebabkan fungsi museum yang memberikan informasi konkret kepada masyarakat dalam hal ini siswa dan guru. Dalam pembelajaran sejarah, museum merupakan tempat ideal sebagai sumber informasi kesejarahan. Hal ini dikarenakan dalam museum terdapat banyak benda yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang berfungsi sebagai sarana peningkatan pemahaman terhadap peristiwa sejarah bagi pelajar.
Secara etimologis, museum berasal dari kata Yunani, mouseion, yang sebenarnya merujuk kepada nama kuil untuk sembilan Dewi Muses, anak-anak Dewa Zeus yang melambangkan ilmu dan kesenian. Bangunan lain yang diketahui berhubungan dengan sejarah museum adalah bagian kompleks perpustakaan yang dibangun khusus untuk seni dan sains, terutama filosofi dan riset di Alexandria oleh Ptolemy I Soter pada tahun 280 SM. Museum berkembang seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan manusia semakin membutuhkan bukti-bukti otentik mengenai catatan sejarah kebudayaan. Di Indonesia, museum yang pertama kali dibangun adalah Museum Radya Pustaka Selain itu dikenal pula Museum Gajah yang dikenal sebagai yang terlengkap koleksinya di Indonesia, Museum Wayang, Persada Soekarno, Museum Tekstil serta Galeri Nasional Indonesia yang khusus menyajikan koleksi seni rupa modern Indonesia.
Museum Arkeologi (Museum Gedung Arca) adalah site museum yang dalam pengelolaanya merupakan bagian dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Bali Wilayah Kerja Propinsi Bali, NTB, dan NTT (BP3 Bali). Sejarah pendirian museum bermula dari gagasan dari Prof.Dr.R.P. Soejono dan Drs. Soekarto K.Atmojo (Mantan Kepala Dinas Purbakala Bali).Untuk memajangkan/memamerkan benda cagar budaya yang telah berhasil dilestarikan sejak berdirinya Jawatan Purbakala tahun 1950.













BAB III
PEMASALAHAN

3.1 Pengertian Museum
Museum, berdasarkan definisi yang diberikan International Council of Museums disingkat ICOM, adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Karena itu ia bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif di masa depan dan sejak tahun 1977 tiap tanggal 18 Mei diperingati sebagai hari Hari Museum Internasional. Secara etimologis, museum berasal dari kata Yunani, mouseion, yang sebenarnya merujuk kepada nama kuil untuk sembilan Dewi Muses, anak-anak Dewa Zeus yang melambangkan ilmu dan kesenian. Bangunan lain yang diketahui berhubungan dengan sejarah museum adalah bagian kompleks perpustakaan yang dibangun khusus untuk seni dan sains, terutama filosofi dan riset di Alexandria oleh Ptolemy I Soter pada tahun 280 SM. Museum berkembang seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan manusia semakin membutuhkan bukti-bukti otentik mengenai catatan sejarah kebudayaan. Di Indonesia, museum yang pertama kali dibangun adalah Museum Radya Pustaka. Selain itu dikenal pula Museum Gajah yang dikenal sebagai yang terlengkap koleksinya di Indonesia, Museum Wayang, Persada Soekarno, Museum Tekstil serta Galeri Nasional Indonesia yang khusus menyajikan koleksi seni rupa modern Indonesia. Museum terdiri dari 2 komponen yaitu penyelenggaraan dan pengelolaan mempunyai museum. Penyelenggara merupakan satu kegiatan pembinaan sedangkan pengelolaan adalah kegiatan otonom dari unit yang dibina. Pada umumnya dalam dunia permuseuman kita ketahui adanya dua unsur utama penyelenggara museum, yaitu unsur pemerintah dan unsur swasta yaitu dalam bentuk perkumpulan dan yayasan yang diatur kedudukan, tugas dan kewajibannya oleh undang-undang. Penyelenggara dan pengelola museum, baik pemerintah maupun swasta di Indonesia harus menyesuaikan kebijakannya dengan dasar-dasar kebijakan pembina pendidikan pemerintah, karena semua kegiatan museum tidak hanya untuk melayani kelompok tertentu tetapi juga memberikan pelayanan sosial budaya dan pendidikan bagi masyarakat banyak.
Museum tidak dapat dipisahkan dari koleksinya. Koleksi merupakan jantungnya museum. Koleksi museum harus disajikan sebagai salah satu bentuk komunikasi yang penting dalam upaya menarik minat masyarakat berkunjung ke museum. Dalam penyajian koleksi museum harus memperhatikan nilai estektika, artistik, edukatif dan informatif. Berkaitan dengan pengunjung museum dalam penyajian koleksi harus memperhatikan kebebasan bergerak bagi pengunjung, sirkulasi pengunjung museum, kenyamanan pengunjung museum, dan keamanan koleksi museum. Informasi yang disampaikan kepada pengunjung juga harus bersifat komunikatif dan edukatif, yaitu sekurang-kurangnya memuat nama benda, asal ditemukan, periode dan umur, dan fungsi koleksi.



3.2 Fungsi Museum
Museum dewasa ini adalah sebuah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan,melayani masyarakat dan pengembangannya, terbuka untuk umum,yang memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan,untuk tujuan – tujuan studi,pendidikan dan kesenangan, barang - barang pembuktian manusia dan lingkungannya.
Museum merupakan suatu badan yang mempunyai tugas dan kegiatan untuk
memamerkan dan menerbitkan hasil-hasil penelitian dan pengetahuantentang benda –benda yang penting bagi Kebudayaan dan Ilmu pengetahuan.
Museum mempunyai fungsi sebagai berikut :

1.Pusat Dokumentasi dan Penelitian Ilmiah.
2.Pusat penyaluran ilmu untuk umum.
3. Pusat penikmatan karya seni.
4. Pusat perkenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa.
5. Obyek wisata
6. Media pembinaan pendidikan kesenian dan ilmu pengetahuan.
7. Suaka alam dan suaka budaya.
8. Cermin sejarah manusia, alam dan kebudayaan.
9. Saran untuk bertaqwa dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.


3.3 Museum Gedong Arca
Museum Arkeologi (Museum Gedung Arca) adalah site museum yang dalam pengelolaanya merupakan bagian dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Bali Wilayah Kerja Propinsi Bali, NTB, dan NTT (BP3 Bali). Sejarah pendirian museum bermula dari gagasan dari Prof.Dr.R.P. Soejono dan Drs. Soekarto K.Atmojo (Mantan Kepala Dinas Purbakala Bali).Untuk memajangkan/memamerkan benda cagar budaya yang telah berhasil dilestarikan sejak berdirinya Jawatan Purbakala tahun 1950. Museum Arkeologi dengan koleksi unggulan berupa benda cagar budaya dari masa prasejarah dan sejarah yang seluruhnya berasal dari hasil pelestarian di wilayah Provinsi Bali, secara resmi dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 14 September 1974. Kantor BP3 dan Museum Arkeologi didirikan di atas tanah seluas 5165 m², dengan pembagian halamannya menyerupai pura yang terdiri dari tiga halaman yaitu : halaman luar, halaman tengah, dan halaman dalam. Di halaman luar (jaba sisi) terdapat sebuah wantilan tempat mengadakan pertemuan. Di halaman Tengah (jaba tengah) terdapat 4 buah gedung tempat memajangkan koleksi dan dihalaman dalam (jeroan) terdapat 6 buah balai pelindung yang juga berfungsi untuk memajang koleksi.



3.4 Museum Gedong Arca sebagai Media Pembelajaran Sejarah
Sejarah merupakan kejadian atau kegiatan yang dilakukan oleh manusia pada masa lampau yang membawa perubahan dan perkembangan secara berkesinambungan. Sebagai peristiwa, sejarah adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia pada masa lampau (past human effect) yang sekali terjadi (einmalig). Oleh karena itu, suatu peristiwa sejarah tidak dapat diulang, karena hanya terjadi pada masa lampau tersebut.
Media dalam pembelajaran sejarah memegang peranan dan posisi yang penting. Hal ini dikarenakan media membantu dalam menggambarkan dan memberikan informasi tentang peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Peranan media yang lain adalah sebagai pengembang konsep generalisasi serta membantu dalam memberikan pengalaman dari bahan yang abstrak ---seperti buku teks--- menjadi bahan yang jelas dan nyata. Selain peranan tersebut, Saripudin menyatakan bahwa media pembelajaran berfungsi sebagai sumber belajar dan dimanfaatkan untuk memfasilitasi kegiatan belajar (Djamarah, 2002:139). Dengan demikian untuk mewujudkan efektivitas pembelajaran sejarah harus dilakukan optimalisasi penggunaan media pembelajaran.
              Pada pendidikan tingkat dasar dan menengah, peran media sangat diperlukan dalam pengajaran sejarah. Hal ini selain mempermudah guru dalam penyampaian materi, media berfungsi untuk mengembangkan kemampuan indera anak didik. Pada tingkat perguruan tinggi media sangat penting bagi mahasiswa dalam pemahaman dan penerimaan informasi. Pelajar akan absurd bila membayangkan jenis kapak batu apabila hanya dari informasi verbal. Namun pelajar akan segera mengetahui jenis kapak batu pada zaman prasejarah dengan melihat langsung, atau melalui media gambar dan foto. Salah satu media yang dapat digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap materi zaman prasejarah adalah museum
. Semua jenis museum memiliki fungsi yang sama yaitu (1) tempat pendidikan luar sekolah yang berkaitan dengan koleksi yang ada di museum, (2) pusat informasi dan penelitian, (3) sarana untuk memberikan gambaran tentang koleksi bahan-bahan yang menarik dan institusional, (4) media pembelajaran bidang studi tertentu, dan (5) sebagai objek karyawisata (Natawidjaja, 1979:113-114).
            Dalam dunia pendidikan, museum memiliki peranan sebagai media pembelajaran. Peranan museum sebagai media pembelajaran disebabkan fungsi museum yang memberikan informasi konkret kepada masyarakat dalam hal ini siswa dan guru. Dalam pembelajaran sejarah, museum merupakan tempat ideal sebagai sumber informasi kesejarahan. Hal ini dikarenakan dalam museum terdapat banyak benda yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang berfungsi sebagai sarana peningkatan pemahaman terhadap peristiwa sejarah bagi pelajar.





BAB IV
PENUTUP
4.1 Simpulan
Museum Arkeologi (Museum Gedung Arca) adalah site museum yang dalam pengelolaanya merupakan bagian dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Bali Wilayah Kerja Propinsi Bali, NTB, dan NTT (BP3 Bali). Sejarah pendirian museum bermula dari gagasan dari Prof.Dr.R.P. Soejono dan Drs. Soekarto K.Atmojo (Mantan Kepala Dinas Purbakala Bali).Untuk memajangkan/memamerkan benda cagar budaya yang telah berhasil dilestarikan sejak berdirinya Jawatan Purbakala tahun 1950. Museum Arkeologi dengan koleksi unggulan berupa benda cagar budaya dari masa prasejarah dan sejarah yang seluruhnya berasal dari hasil pelestarian di wilayah Provinsi Bali, secara resmi dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 14 September 1974.
Dalam dunia pendidikan, museum memiliki peranan sebagai media pembelajaran. Peranan museum sebagai media pembelajaran disebabkan fungsi museum yang memberikan informasi konkret kepada masyarakat dalam hal ini siswa dan guru. Dalam pembelajaran sejarah, museum merupakan tempat ideal sebagai sumber informasi kesejarahan. Hal ini dikarenakan dalam museum terdapat banyak benda yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang berfungsi sebagai sarana peningkatan pemahaman terhadap peristiwa sejarah bagi pelajar.
4.2 Saran-Saran
Disarankan kepada generasi muda agar dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran terhadap peninggalan purbakala berupa museum arkeologi yang sekarang ini sudah berada dalam situasi kritis. Ini merupakan suatu teguran kepada kita semua agar kita secara bersama menyelamatkan sisa-sisa sejarah yang dapat menjadi bahan studi untuk anak cucu kita kelak.
Kepada seluruh sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia hendaknya memulai sejak dini untuk melakukan hal-haal yang ebih edukatif pada rangkaian acara study tur seperti melakukan kunjungan pendidikan untuk membuat keberadaan situs sejarah tetap eksis.
 Kepada pemerintah khususnya diharapkan dapat lebih gencar melakukan penyuluhan ke seluruh instansi pendidikan, mengenai pentingnya mengetahui situs sejarah apa saja yang ada di Indonesia tidak hanya di lingkungan sekolah namun juga diharapkan bisa sampai ke lingkungan universitas.







DAFTAR PUSTAKA
wikipedia.org
Direktorat Permuseuman, Kecil Tetapi Indah: Pedoman Pendirian Museum. Jakarta:
Proyek Pembinaan Permuseuman Jakarta, Ditjenbud, Depdikbud. 1999/2000
Sutaarga, Moh. Amir, Studi Museologia. Jakarta: Proyek Pembinaan Permuseuman
Jakarta, Direktorat Jendral Kebudayaan, Depdikbud.1996/1997
Sutaarga, Moh. Amir, Pedoman Penyelenggaraan dan Pengelolaan Museum.
Proyek Pembinaan Permuseuman Jakarta, Direktorat Jenderal Kebudayaan,
Depdikbud. 1997/1998
http//:sparksfly-fire.blogspot.com/museum-gedong-arca.html
http://www.gudangmateri.com/2010/09/pembelajaran-sejarah-dari-budaya-lokal.html







Selasa, 29 Maret 2011

Harvest Moon (牧場物語, Bokujō Monogatari)

Harvest Moon (牧場物語 Bokujō Monogatari?) adalah permainan peran yang telah pertama-tama dikeluarkan untuk Super Nintendo. Versi-versi berikutnya menyusul dalam versi GameBoy dan GBA, Nintendo 64, dan Nintendo DS. Selain itu juga tersedia versi PlayStation, PlayStation 2 dan Play Station Portable/(PSP). Game ini mengacu kepada kehidupan pedesaan dan tugas yang diberikan kepada kita untuk mengembangkan pertanian dengan menanam tanaman, mengurus hewan dan mengatur kehidupan sosial dengan warga desa. Hal yang menjadi tantangan adalah bagaimana mereka mengatur waktu. Hanya ada sedikit waktu setiap harinya, dan pemain mempunyai energi yang terbatas. Mereka harus membagi waktu mereka untuk melakukan pekerjaan di ladang dan menjalin persahabatan dengan penduduk kota.



Jalan Cerita Meskipun kebanyakan pemain utama di game ini adalah laki-laki, ada beberapa jenis harvest moon baru yang pemain utamanya bisa perempuan. Para pemain biasanya diminta untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan peternakan, seperti menanam tanaman, menambah persediaan makanan, bersahabat dengan penduduk lain, dan mencari pasangan.

Menanam Tanaman Ini adalah hal yang paling utama dalam permainan Harvest Moon. Para pemain harus mencari cara menanam, menyiram, dan memanen tanaman dengan optimal. Mencari tanaman yang paling menguntungkan, membuat petak agar bisa ditanami, dan memanen semua tanaman sebelum musim dingin datang, adalah kunci utama untuk mengumpulkan uang. Di setiap musim ada tanaman yang berbeda, kecuali pada musim dingin, dimana tanaman tidak dapat tumbuh dan pemain bisa mencari pendapatan dengan menambang, memancing, dan lainnya. Di beberapa versi, terdapat rumah kaca yang dapat digunakan selama musim dingin untuk menjaga tanaman. Lobak, kentang, tomat, jagung, wortel, stroberi, adalah conntoh-contoh tanaman yang ada di Harvest Moon.
Hewan Peliharaan dan Hewan Ternak Di banyak seri Harvest Moon, pemain biasanya diberi hewan peliharaan anjing dan kuda. Di beberapa seri, 2 hewan tersebut bisa mengikuti pertandingan untuk memenangkan hadiah, seperti lomba pacuan kuda dan balap anjing.
Menikah Di banayk seri Harvest Moon, pemain biasanya dapat menikahi serong wanita, ini bisa dilakukan bila pemain telah merebut hati si wanita tersebut. dan biasanya untuk menikah diperlukan bulu biru sebagai tanda pertunangan. kecuali pada seri game Harvest Moon yang bejudul Harvest Moon Save The Home Land. pada seri ini pemain tidak dapat menikah.

Senin, 28 Maret 2011

10 Bandara Paling Kotor Seduniaa

Dengan musim liburan datang banyak orang ingiin bepergian. Traveling bisa menjadi masalah, terutama jika perjalanan mereka melibatkan tujuan dengan bandara yang buruk.
Artikel ini akan membuat hidup Anda lebih mudah dengan memperingatkan Anda tentang bandar udara paling kotor di dunia ini.

Berikut adalah top 10 Bandara Paling kotor Seduniadi seluruh dunia:

1. Los Angeles LAX Airport



Bandara ini memiliki interior gaya 1980-an.Bandara ini butuh banyak peroimbakan.Perjalanan dari satu terminal ke lain sangat membosankan karena begitu berjubel. Satu masalah utama adalah bahwa selalu ada antrian panjang di pemeriksaan keamanan.

2. Charles de Gaulle Airport, Paris



Beberapa orang yang telah datang ke bandara ini mengolok-olok kenyataan bahwa ia berada di negara modern. Hal ini dianggap sebagai salah satu bandara terkotor dan tidak terorganisir dari semua bandara. Jika Anda terjebak dalam perjalanan sini, disarankan bahwa Anda membawa bantal sebagai tempat duduk yang ada dari logam yang menyakitkan.

Toilet sebaiknya dihindari karena kotor dan berbau busuk bisa membuat Anda muntah. Terminalnya kecil, dan pencahayannya buruk . AC di ruang penumpang tidak bekerja dan kotor.

3. JFK Airport, New York 3. JFK Airport, New York



Ketika Anda tiba di terminal 2, 3 dan 4 Anda berada dalam untuk shock kasar, ini “Gerbang ke Amerika” sangat perlu diratakan dengan tanah dan dibangun kembali.

Lantainya kotor, dan ketika Anda mencapai imigrasi Anda harus berjalan kaki telanjang yang bisa menjadi urusan trauma. Bandara tersebut kurang pencahayaan dan sangat membutuhkan pembersihan. Petugas menambah kesengsaraan Anda. Mereka sangat susah diatur dan memperlakukan para penumpang buruk.

4. Annadurai International Airport, Chennai



Ketika anda memasuki bandara ini anda akan segera merasa bahwa bandara ini dibangun dari abad sebelumnya.
Adalah bijaksana untuk membersihkan kursi sebelum Anda duduk. WC yang kotor, bau busuk yang menyiksa. Bandara ini pencahayannya remang-remang . Adalah bijaksana untuk menghindari minum dan makan di sini.

5. Tribhuvan International Airport, Katmandu



Bandara ini yang paling kacau dan sangat kotor. Di Ruang bisnis adalah jauh lebih baik tetapi tidak ada toilet.Selalu ada antrian di toilet dan bau busuk disitu. WC sebaiknya dihindari. Staf yang sama-sama tidak menyenangkan dan tidak sopan menambah kesengsaraan. Mereka juga selalu berpikiran tentang uang dan akan mencoba untuk memeras anda.

6. Moscow Sheremetyevo Airport



Terminal F tampaknya menjadi yang terakhir diperbaiki sebelum perang dingin.Terminal F memiliki bangku-bangku di mana Anda dapat meregang dan bersantai.

Mungkin keputusan yang bijaksana untuk membersihkan kursi sebelum Anda bersantai. Jangan terkejut menemukan terminal dipenuhi dengan orang-orang tunawisma. Terminal ini tampaknya menjadi surga bagi para tunawisma. Jika Anda memiliki transit lama di sini memastikan bahwa Anda membawa makanan cukup dengan Anda karena makanan bandara mahal dan tidak higienis.

7. Rio De Janeiro Airport, Brazil



Bandar udara ini kacau dan tidak teratur. Lantai harus dibersihkan.signage ini mengerikan.Anda harus berjalan jauh di bandara untuk mencari ATM dan warung makanan. Bahkan warung makan terletak di daerah yang berbau urin dan pelayanan yang tak ramah. Toko-toko lusuh dan makanannya sebaiknya dihindari.

Satu yang membuat kita bertanya-tanya, kok bisa ya Negara yang menjadi tuan rumah olimpiade berikutnya memiliki bandara yang keji …

8. Dum Dum Airport, Kolkata



Bandara ini adalah mimpi buruk traveler. Kursi dalam kondisi hina. Adalah bijaksana untuk memilih kursi di tengah daripada di sudut. Bangunan bandara dalam keadaan menyedihkan.Dinding dipenuhi dengan noda tembakau.Sikap personil keamanan lebih buruk, mereka terlihat murung. WC yang tak tertahankan, sama sekali tidak ada ventilasi dan sangat membutuhkan untuk dibersihkan.

9. Phuket International Airport, Thailand



Ini adalah salah satu bandara yang Anda harus coba hindari jika mungkin. toko sangat sedikit di sini dan kebanyakan dari mereka buka agak terlambat.Ini adalah bandara yang terhitung kecil dan belum diperbaiki mengingat sudah cuku p usia. Selalu ada kekurangan tempat duduk.

Hal ini tidak jarang melihat orang-orang berjuang untuk berebut kursi. Meskipun menjadi pusat wisata bandara ini gagal memenuhi tuntutan dasar.

10. Jakarta Soekarno-Hatta Airport,



Kebanyakan orang yang telah datang di bandara ini berpikir bahwa bandara ini adalah aib bagi Indonesia.

Pencahayaan yang buruk dan tak punya signage . WC yang kotor,dan Anda tidak perlu heran melihat kecoa dan serangga lainnya mengintai.tidak jarang melihat orang merokok dalam lokasi bandara dan puntung di tempat sampah. Selalu ada antrian panjang di imigrasi.Kondisi AC yang tidak selalu bekerja dan menambah kesengsaraan seorang penumpang yang terdampar.

perjalanan dalam rangka bisnis atau hanya berlibur, dengan daftar ini akan membantu Anda dengan rencana perjalanan Anda pada saat Anda terbang ke salah satu tempat. Beberapa bandara saat ini menjalani konstruksi sebagian dan mudah-mudahan akan lulus untuk menjadi bandara terbaik segera!